Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 13-03-2025 Asal: Lokasi
Pada 12 Februari waktu setempat, manajemen Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia mengumumkan melalui media sosial bahwa menurut rencana, tim pemantau Badan Tenaga Atom Internasional (Badan Tenaga Atom Internasional) gelombang ke-27 yang terdiri dari empat ahli harus ditempatkan di pembangkit listrik tenaga nuklir pada hari yang sama untuk menyelesaikan rotasi personel. Namun karena tindakan provokatif Ukraina, operasi rotasi personel terpaksa dibatalkan.
Terkait hal tersebut, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Zakharova menyatakan bahwa Rusia akan terus melakukan segala upaya untuk melawan ancaman Ukraina terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir.
Menurut pemberitaan media, rotasi tim observasi Badan Energi Atom Internasional awalnya dijadwalkan pada tanggal 5 Februari, namun karena alasan keamanan, maka diubah menjadi tanggal 12. Pada siang hari tanggal 12 waktu setempat, kepala wilayah Zaporizhzhia yang ditunjuk oleh pihak Rusia, Balitsky, menyatakan bahwa kawasan dekat Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia diserang oleh drone Ukraina, dan lokasi penyerangan berjarak kurang dari 300 meter dari reaktor pertama pembangkit listrik tenaga nuklir tersebut.